Blog

Kenali Ciri Kanker Usus Besar Lewat BAB

Kenali Ciri Kanker Usus Besar Lewat BAB – Kanker usus besar merupakan salah satu jenis penyakit yang sering tidak disadari keberadaannya. Padahal jika kita teliti, keberadaan kanker ini dapat diketahui sejak awal sebelum semakin parah melalui buang air besar (BAB).

Hal yang harus diperhatikan pertama kali yaitu perubahan pola buang air besar. Jika biasanya setiap hari buang air besar secara rutin satu kali dan tiba-tiba jadi jarang atau bahkan jadi susah buang air besar maka bisa jadi itu adalah gejala adanya kanker usus besar.

Perubahan pola BAB disebabkan adanya tumor dibagian kiri usus yang membuat feses padat tidak dapat dikeluarkan. Bahkan terkadang perut terasa sesak penuh meski telah BAB. Bukan hanya pola BAB saja yang dapat menjadi ciri seseorang terkena kanker usus namun dilihat dari bentuknya pun bisa mengalami perubahan. Misal ukuran feses menjadi kecil-kecil atau yang tadinya lonjong menjadi pipih.

Gejala berikutnya yaitu BAB berdarah, hal ini terjadi karena adanya pendarahan di usus besar. Pendarahan yang terjadi di usus besar dapat membuat penderitanya mengalami anemia atau kekurangan darah dan membuat kondisi tubuh menjadi lemas, nyeri serta mudah lelah.

Jika kanker sudah memasuki tahap lanjut biasanya penderita akan kehilangan nafsu makan dan akibatnya berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas. Jika Anda mengalami gejala seperti diatas segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter. Deteksi dini akan lebih baik dari pada harus mengobati setelah penyakit bertambah parah.

Mengobati kanker usus besar dapat dilakukan dengan rutin mengkonsumsi obat herbal Dragon Noni yang terbuat dari mengkudu dan buah naga merah. Dragon Noni berbentuk jus yang aman untuk dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping dan telah terdaftar di BPOM. Dragon Noni memiliki manfaat lainnya untuk kesehatan yang dapat dilihat di www.obatkolesterol.co.id

 

Efek Radikal Bebas Terhadap Kesehatan Tubuh

Efek Radikal Bebas Terhadap Kesehatan Tubuh – Banyak sekali artikel kesehatan yang membahas tentang radikal bebas. Radikal bebas sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh dan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Apa sih sebenarnya radikal bebas itu?

Radikal bebas sebenarnya dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh kita yang terbentuk secara alami. Namun radikal bebas juga dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti kebiasaan merokok, pestisida pada makanan, radiasi dan polusi.

Radikal bebas adalah molekul tidak stabil karena kehilangan elektron sehingga mudah bereaksi dengan molekul penting dalam tubuh seperti lemak, protein dan DNA.

Sebenarnya tubuh manusia mampu menetralisir radikal bebas dalam tubuh, namun jika jumlahnya terlalu banyak maka kemampuan untuk menetralisir pun akan semakin berkurang. Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA dan jika dibiarkan akan timbul sel-sel mutan dalam tubuh yang dapat berubah menjadi penyakit ganas seperti kanker.

Radikal bebas merupakan molekul organik yang bertanggung jawab atas terjadinya kerusakan jaringan, terjadinya penuaan dini dan kemungkinan timbulnya beberapa penyakit seperti :

Tekanan Darah Tinggi dan Serangan Jantung : Peredaran darah terganggu akibat pengerasan, penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah.

Stroke dan Alzheimer : Peredaran dan suplai oksigen ke jaringan otak terganggu akibat pengerasan, penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah.

Diabetes : Kadar gula darah tidak dapat dikendalikan akibat kerusakan sel-sel beta pankreas.

Katarak : Penglihatan terganggu akibat kerusakan sel-sel pembuluh darah atau sel-sel organ mata.

Gagal Ginjal Akut : Fungsi penyaringan cairan tubuh terganggu akibat perusakan sel-sel organ ginjal.

Penuaan Dini dan Kanker Kulit : elastisitas kulit maupun regenerasi sel terganggu akibat perusakan sel-sel kulit.

Lupus : Gangguan daya tahan tubuh akibat sel-sel kekebalan tubuh yang rusak.

Tumor dan Kanker : Regenerasi sel dan perubahan anatomi tubuh mengalami gangguan akibat kerusakan inti sel/DNA.

Untuk melawan radikal bebeas pada tubuh diperlukan antioksidan. Antioksidan adalah zat kimia yang menggantikan elektron yang akan diambil oleh radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan berfungsi untuk menetralisir radikal bebas dengan menerima atau menyumbangkan elektron sehingga tidak akan menjadi radikal bebas dan tetap stabil. Hal inilah yang dapat mencegah kerusakan sel.

Lalu pertanyaannya adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan antioksidan yang diperlukan oleh tubuh untuk menangkal radikal bebas?

Pada dasarnya antioksidan bisa disaptkan dari mengkonsumsi buah dan syur setiap hari namun banyak orang yang malas untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi.

Solusi mudah untuk mendapatkan antioksidan agar terhindar dari berbagai macam penyakit akibat radikal bebas adalah dengan menggunakan hidrogen.

Mengapa Hidrogen ?

  1. Hidrogen merupakan bahan bakar tubuh
  2. Hidrogen dapat membantu penyembuhan penyakit dengan cepat
  3. Hidrogen adalah zat gizi yang paling penting untuk tubuh
  4. Hidrogen merupakan antioksidan alami yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh

 

Darimana kita mendapatkan Hidrogen yang dibutuhkan tubuh?

Kini sudah ada penemuan baru terapi air hidrogen melalui D ox Water. Air hidrogen ini memiliki manfaat untuk tubuh salah satunya adalah dengan menetralisir radikal bebas sehingga dapat melindungi inti sel atau DNA dan protein dari serangan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Molekul hidrogen memberikan efek anti inflamasi peradangan, anti alergi, memberikan pasokan energi pada sel-sel tubuh, mengaktifkan kerja enzim antioksidan dan penyakit kanker tidak dapat tumbuh pada tubuh.

Air Hidrogen memiliki banyak manfaat kesehatan pada tubuh oleh karena itu mulailah sejak saat ini untuk melakukan terapi air hidrogen D OX Water. Dijamin aman dan telah teruji secara klinis bebas bakteri.

Info lebih lanjut mengenai manfaat dan pemesanan D OX WATER Pure Hydrogen water maker (pembuat air hidrogen murni)

website : www.d-oxwater.com

WA : 0811942527

 

 

Tips Melindungi Anak Agar Tidak Terkena Diabetes

Tips Melindungi Anak Agar Tidak Terkena Diabetes – Setiap orang tua pastilah ingin yang terbaik untuk anaknya, berusaha untuk selalu melindungi anaknya termasuk dari serangan penyakit. Anak yang masih dalam masa pertumbuhan biasanya sangat sensitif dan rentan terkena penyakit karena masih dalam kondisi labil dan lebih lama untuk beradaptasi dengan lingkungan.

Salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang anak adalah diabetes. Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan kelebihan gula darah dalam tubuh. Benarkah diabetes dapat menyerang anak-anak?

Memang sebenarnya penyakit diabetes lebih sering menyerang orang lanjut usia diatas 50 tahun, tapi tidak menutup kemungkinan anak-anak pun dapat terkena penyakit ini. Penelitian menunjukkan bahwa angka penderita diabetes yang terjadi pada anak-anak terus mengalami peningkatan.

Faktor yang mempengaruhi atau memicu timbulnya diabetes pada tubuh adalah pola hidup, pola makan yang tidak sehat, riwayat diabetes dari keluarga, obesitas, dll. Anak-anak biasanya sangat menyukai makanan manis yang tinggi akan gula, hal ini sering menjadi pemicu terjadinya diabetes pada anak.

Badan kesehatan dunia (WHO) menyarankan agar anak jangan berlebihan dalam mengkonsumsi gula, usahakan tidak melebihi 10% dari keseluruhan asupan yang dikonsumsi. Menurut angka kecukupan gizi Indonesia pada tahun 2004, anak usia 3-5 tahun seharusnya hanya mengkonsumsi 25 gr gula per hari atau setara dengan 5 sendok teh gula. Pada usia 4-6 tahun jumlah konsumsi gula per hari maksimal 38 gr atau setara dengan 8 sendok teh gula.

Gejala yang umum dan biasa timbul pada anak penderita diabetes seperti berikut …

  • Anak biasanya mengalami nafsu makan yang meningkat drastis
  • Anak juga banyak minum dan mudah haus
  • Sering buang air kecil
  • Sering merasa lapar dikarenakan jumlah insulin pada tubuh yang tidak cukup
  • Mudah capek dan lesu padahal tidak melakukan kegiatan berat
  • Penglihatan kabur atau tidak jelas

Tips agar anak terhindar dari diabetes adalah…

  • Jaga berat badan anak agar tidak terlalu berlebihan atau obesitas
  • Cek kesehatan anak secara teratur untuk mengetahui adanya penyakit sejak dini
  • Olahraga secara teratur
  • Makan makanan yang sehat, rendah gula dan lemak
  • Hindari atau kurangi makan makanan manis seperti permen dan gula
  • Usahakan mengkonsumsi susu rendah lemak
  • Pantau tekanan darah dan gula darah anak secara rutin
  • Konsumsi buah dan sayur karena banyak mengandung nutrisi dan antioksidan

Pencegahan diabetes juga dapat dilakukan dengan rutin mengkonsumsi obat diabetes herbal “Ultra Noni” yang terbuat dari 100% bahan alami ekstrak mengkudu. Ultra Noni dapat mengontrol kadar gula dalam darah sehingga terbebas dari penyakit diabetes.

Info “Ultra Noni” klik website www.obatdiabetes.co.id

Kenali Pemicu Penyakit Jantung Koroner dan Stroke Sejak Dini

Kenali Pemicu Penyakit Jantung Koroner dan Stroke Sejak Dini – Penyakit jantung merupakan penyakit berbahaya yang sangat mematikan dan bisa terjadi kapan saja secara tiba-tiba. Penyakit ini dapat menyerang semua orang dari segala usia terutama orang yang telah lanjut usia diatas 65 tahun. Penderita penyakit jantung dan stroke setiap tahunnya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, segeralah cegah penyakit ini sebelum terlambat. Cara mencegahnya adalah dengan mengenali pemicu timbulnya penyakit jantung dan stroke yang salah satunya adalah akibat pola makan yang tidak sehat maupun aktifitas sehari-hari.

Penyakit jantung dan stroke terjadi karena adanya plak penyumbatan pembuluh darah. Namun sebelum itu terjadi biasanya ada penyakit yang dapat menimbulkan penyumbatan tersebut sehingga memicu timbulnya penyakit jantung koroner atau stroke. Beberapa penyakit yang memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah antara lain :

Kolesterol

Kolesterol merupakan pemicu utama terjadinya plak penyumbatan pembuluh darah. Pembentukan plak ini terjadi secara bertahap sehingga sering tidak disadari terjadi penyumbatan aliran darah.

Hipertensi

Hipertensi terjadi karena pembuluh darah kehilangan elastisitas yang diakibatkan oleh faktor usia ataupun keturunan dan juga terdapat plak yang mengeras pada dinding pembuluh darah.

Diabetes

Diabetes dapat memicu rusaknya saraf yang ditandai dengan kesemutan pada bagian tubuh biasanya pada kaki dan betis. Diabetes juga mempengaruhi saraf-saraf di pembuluh darah yang dapat mengganggu penglihatan, merusak organ lain dan terjadinya pengentalan darah.

Obesitas

Kelebihan lemak pada seseorang yang mengidap obesitas dapat mengganggu fungsi organ lain seperti hati dan jantung. Obesitas memiliki risiko yang tinggi terkena penyakit kolesterol sehingga dapat memicu kerusakan jantung.

Pengerasan Pembuluh Darah

Elastisitas pembuluh darah berkurang akibat faktor penuaan maupun faktor keturunan. Hal ini  dapat memicu terjadinya hipertensi dan gangguan metabolisme dan akhirnya memicu serang jantung ataupun stroke pada seseorang.

Menyembuhkan penyakit jantung biasanya dilakukan dengan cara operasi pemasangan ring namun hal itu tidak memberikan “Kesembuhan” melainkan “hanya memberi ruang” pada darah untuk menuju jantung.

Produk obat yang dapat menghancurkan plak penyumbatan hanyalah “Gravistro” yang ampuh menyembuhkan penyakit jantung koroner dan stroke. Obat “Gravistro” juga mampu bekerja pada pembuluh darah halus di sekitar mata dan otak sehingga bermanfaat untuk meningkatkan penglihatan agar lebih fokus, menghilangkan kesemutan pada bagian tubuh, mengembalikan elastisitas pembuluh darah sehingga tekanan darah normal kembali dan meningkatkan vitalitas kemampuan seks.

Obat “Gravistro” terbuat dari bahan alami yang telah di teliti dan terbukti bermanfaat sebagai obat penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner dan stroke serta menyembuhkan berbagai penyakit lain seperti kolesterol, hipertensi, dan penyempitan pembuluh darah.

Info lebih lengkap mengenai produk “Gravistro” kunjungi website www.obatjantungstroke.com ; email anthonius.wu@gmail.com ; Hp 082110663193

Mengetahui 7 Gejala Awal Penderita Kanker Otak Stadium 1

Penyebab Kanker

Mengetahui 7 Gejala Awal Penderita Kanker Otak Stadium 1 – Kanker otak stadium 1 dibagi menjadi 2 jenis, kanker otak primer dan sekunder. Kanker otak primer merupakan jenis kanker otak yang berasal dari organ otak itu sendiri. Sedangkan kanker otak sekunder adalah jenis kanker otak yang berasal dari organ tubuh lain yang telah menyebar menyerang bagian otak. Oleh karena itu kanker otak sekunder sedikit lebih berbahaya dari pada kanker otak primer karena kanker pasti sudah menyebar kebagian tubuh lainnya. Kanker otak akan mempengaruhi bagian tubuh lainnya karena banyak saraf yang berada di dalam otak. Penderita otak pada stadium awal masih belum terlihat gejala yang signifikan. Berikut ini beberapa gejala awal kanker otak yang perlu diwaspadai :

Gejala Kanker Otak
  1. Mata Berkunang

Penderita kanker otak stadium 1 akan sering mengalami mata berkunang dan penglihatan yang buram pada pagi dan malam hari. Penderita akan mengalami gangguan mata yang tidak lazim dirasakan seperti hanya dapat melihat kebagian depan dan penglihatan akan semakin kabur. Bahkan jika semakin parah dapat mengakibatkan kebutaan.

      2. Gangguan Indera Pendengaran

Telinga juga merupakan salah satu organ yang terkena dampak dari tumor yang bersarang didalam otak dapat menekan saraf telinga sehingga mengakibatkan gangguan pendengaran.

      3. Nyeri Kepala

Nyeri kepala yang merupakan gejala dari kanker otak berbeda dari nyeri kepala lainnya. Biasanya sakit kepala akan berlangsung pada malam hari dalam waktu yang cukup lama.

     

Penyebab Kanker Otak

4. Hilang Kesadaran

Lebih dari 15% penderita kanker otak akan mengalami pingsan dalam waktu tertentu yang bermula dari pandangan mata yang kabur.

5. Mual dan Muntah

Lebih dari 30% penderita kanker otak awal mengalami rasa mual yang hebat di pagi hari bahkan bisa sampai muntah. Hal ini terjadi tiba-tiba meskipun tidak merasakan sakit sebelumnya.

6. Perubahan Mental

Penderita kanker stadium awal sering mengalami perubahan mental seperti mudah emosi, labil dan sering lupa. Hal ini terjadi karena kanker di dalam otak menghambat sirkulasioksigen sehingga otak tidak mampu berpikir terlalu rumit.

      7. Tremor atau kejang

Biasanya kejang terjadi secara tiba-tiba disertai dengan menggigit lidah dan kehilangan kontrol pada beberapa bagian organ tubuh.

Kanker otak stadium 1 dapat dicegah dengan rajin berolahraga secara rutin dan melakukan pola hidup sehat. Tips lain untuk mencegah munculnya sel kanker otak diantaranya adalah :

  • Cukup istirahat
  • Berhenti merokok
  • Kurangi radiasi handphone dan komputer
  • Lakukan pola makan sehat dan menghindari bahan pengawet
  • Penerangan yang cukup pada malam hari
Ultra Mangosteen

Pencegahan kanker secara dini perlu dilakukan mengingat biasanya tidak ada gejala yang signifikan pada kanker stadium awal. Mengkonsumsi jus kulit manggis dan daun sirsak “Ultra Mangosteen” secara teratur dapat mencegah timbulnya sel kanker dalam tubuh.

Untuk info lebih lanjut mengenai khasiat “Ultra Mangosteen” klik website www.juskulitmanggis.co.id